Sabtu, 13 Desember 2014

Rudal Petir Arema dan Peledak

Surat kabar kemarin menarik sekali dengan artikel utamanya : Rudal Arema Bisa Hindari Gunung. Sejujurnya paragraf pertamanya lebih menarik lagi : "Rudal bikinan arema ternyata menakutkan. Selain bisa menjangkau semua medan, rudal Petir ini punya kemampuan melesat dan daya ledak yang dahsyat.." Baru aja diperbincangkan di kelas, eh.. muncul di surat kabar tentang topik peledak. Lebih baik terlambat atau tidak sama sekali. Sebenernya teknologi ledak meledak itu uda lawaaas banget. Tapi okelah yaa.. ada usaha buat mengembangkannya, meski dengan segala kekurangannya. Menhan Ryamizard uda mampir ke PT Sari Bahari selaku produsen rudal arema ini. Aish, jadi pingin ke workshopnya. Emang cocok sebenernya dibikin industri strategis Menhan, apalagi yang bikin orang – orang lokal. Musuh gak tau jumlah senjata kita, musuh gak tau seberapa kuat senjata kita. Rudal Petir ini punya hulu ledak 10kg n kecepatan lesat 250 km/jam! Sayangnya jangkauannya cuma 40 km, jadinya kurang strategis deh. Well, kata Prof. sih, yang lebih penting dari bahan peledak itu laju pelepasan energi a.k.a detonasinya dibandingkan energi totalnya. Selain rudal, perusahaan duar duar menggelegar di Pakis ini juga produksi bom buat perang n smoke warhead serta folding fin buat motor roket. Kan kece ni, di Malang uda ada dua industri peledak : Pindad n Sari Bahari. Kalo perusahaan itu terus berkembang kan bisa jadi Malang jadi pusat industri strategis Menhan. Gak perlu laah jauh-jauh PKLnya.
Kalo denger ledakan, ada dua hal yang kebanyakan diinget orang : teroris dan LPG. Padahal ni, ledakan juga bisa ditemuin di pertambangan n pembuatan terowongan, bahkan pembuatan landasan pesawat di puncak gunung! Loh kok bisa? Dari cerita aja ni, ada yang emang sengaja meledakkan puncak gunung biar rata n bisa dijadiin macem landasan pesawat gitu. Ada ada aja emang. Tau ga sih? Peledak itu bisa ditemuin di pupuk dan cat? Pernah denger amonium nitrat? Nah itu dia bahan peledak yang lebih kuat dari dinamit n lebih murah. Pernah liat tulisan NC di kaleng cat? Itu dia NC; nitrocellulose alias nitroselulosa yang bisa dibikin jadi dinamit. Nitroselulosa dapat dibuat dari serat kapas atau serat kayu. Ngeri yaa.. kapas yang halus itu menyimpan daya ledak kalo diolah. Ngomong-mgomong soal peledak, bahan peledak kimiawi dibagi jadi dua : high explosive alias bahan peledak detonasi dan low explosive alias bahan peledak deflagrasi. Apa bedanya? Yaa keliatan dari namanya. Satunya daya ledaknya tinggi satunya rendah. Nah, yang tinggi itu sendiri dibagi lagi jadi dua : bahan peledak primer atau detonator dan bahan peledak sekunder atau booster. Jangan diliat dari sekundernya, karena jenis booster itu gak sensitif sama getaran atau mechanical shock lainnya tapi sekalinya meledak kuat banget oi!
Tau ga sih, gimana roket itu kok bisa meluncur? Propelan! That’s it! Propelan alias pendorong adalah senyawa organik yang kalo dipantik sama senyawa primer yang merupakan senyawa anorganik akan menimbulkan flame atau nyala. Nenek moyangnya propelan adalah bubuk mesiu a.k.a blackpowder, yang uda sering kita denger, yang awalnya berkembang di Cina. Ada dua jenis propelan :cair n padat. Propelan cair pada roket biasanya pake LOx atau oksigen cair dan LH2 atau hidrogen cair yang specific impulse-nya besar n harganya murah. Propelan padat lebih unggul karena mudah dirancang, disimpan, digunakan n dikontrol. Laju pembakaran propelan padat pada roket bisa diprediksi.
Karena bahan peledak berbahaya, perlu diperhatikan wadah pengemasnya n wujud pengemasannya. Wujud emulsi lebih aman. Sementara wadahnya mesti kuat biar ga meledak duluan n memakan korban. Nah, bahan peledak itu terurai saat suhunya tinggi. Sesuai hukum fisika kalo T naik, V naik, P akhirnya juga naik. Tekanan naik, tapi wadahnya ga membesar. Wadah bahan peledak di Indonesia pake buatan Korea yang notabene gak lebih kuat dari punyanya Amerika. Logam di Indonesia diproduksi sama Krakatau steel, itu aja kualitasnya masih kurang n termasuk karoseri. Nah, ini bisa jadi masukan buat industri strategis Menhan.
Ada banyak cerita di balik bahan peledak. Kalo cerita dari Prof. di kelas Proses Industri Kimia I ni, beliau pernah bertemu dengan salah seorang di balik bom hidrogen yang meluluhlantakan nagasaki dan hiroshima. Waktu itu beliau yang lagi ngunjungin anaknya yang studi di Amerika, mampir ke restoran udang yang dikelola sama si pembuat bom maut. Dari ngobrol-ngobrol munculah pengakuan dari seorang yang ada di balik pemusnahan manusia besar-besaran di Jepang pas jaman menuju kemerdekaan RI. Mantan pembuat bom ini hampir gila begitu mengetahui bom yang dibanggakan akan kedahsyatannya itu justru melukai banyak orang yang tidak semuanya bersalah. Betapa sulit buat bangkit hingga akhirnya restoran udang membuatnya bahagia karena bisa melihat senyum bahagia orang-orang pas makan udang olahannya yang katanya emang enak banget. Entahlah, toh aku ga suka udang. Hehee..
Jadi, bahan peledak itu emang mengerikan, tapi perlu dipelajari juga. Gimanapun kita perlu tau kalo bahan-bahan kimia itu punya potensi bahaya. Bahan – bahan di sekitar kita yang kita anggap bahan biasa perlu diperlakukan khusus. Sayangnya gak banyak orang tau itu. Pendidik dan pengajar juga perlu untuk ngajarin muridnya tentang pengetahuan bahan peledak. Apalagi kalo bahan peledak itu ternyata ada di laboratorium. Nah loh, kalo ga diajarin terus muridnya sembarangan? Macem apa kejadiannya nanti...
Oke gak usah mandang sebelah mata suatu ilmu pengetahuan.. See ya, n stay cool! :p




Minggu, 13 April 2014

Lagu Hujan dan Surat Luka

Kilauan itu bermuara

Bermelodi menyerbu padang yang sunyi

Belukar berdansa bersama angin

Surat lukaku telah tiba..

Sore ini

Hujan turun bagaikan puisi

Syairkan mimpi dan sunyi

Biarlah langit menjadi kanvas 

Bagi lukisan imajinasiku untuk temukan makna

Ku ingin menari di antara dentingan hujan

Menebarkan masa lalu seluas rasa

Mendambakan luka gugur di rerimbun lupa

Biarlah aku larut dalam basah dan dingin senja

Aku bukanlah ksatria

Yang mampu perangi kesedihanmu

Membunuh kesepianmu dengan pedangku

Matikan langkah pasukan pembawa duka dan luka

Ku percaya kau bukanlah pembunuh

Yang menyayat nadi kawanmu dengan belati kata-kata

Duniamu bagaikan air mengaliri matahari

Jika hilang adalah satu-satunya pilihan

Biarkan hujan ini tetap dentingkan lagu senja

Dan aku akan luluh lantah dalam lupa

Butiran butiran itu gugur begitu saja

Dari sudut sudut mata yang merangkum kisah

Hujan bagaikan tirai yang sembunyikan semburat jingga

Kau lempar asa sejauh mana

dalam eksplorasimu untuk temukan peneduh jiwa?

Selepas senja singgahlah di waktu ke-empat

Dialah Sang Peneduh Jiwa

Yang kau temui di tiap sujudmu

Kamis, 03 Oktober 2013

Do you know about Acid Rain? Read this one! :D

             Acid rain is a broad term reffering to a mixture of wet and dry deposition from the atmosphere containing higher concentration of sulfuric and nitric acids than normal rain.The reaction of sulfur dioxides (SO2)and nitrogen oxide (NOx) with water, oxigen, and other chemicals makes acid rain. Acid rain has a lower pH than normal rain’s, less than 5.5. Acid rain contaminates soil, pollutes water, accelerates the decay of material bulding and paints, and harm public health. 
            The scientists, governments agencies, and academic aren’t the only ones that can take action to reduce acid rain, we can become part of the solution, too. By understanding the source of SO2 and NOx , individuals can make a few lifestyles changes to reduce the emission of those pollutants and inturn, acid rain. What individuals can do is conserving energy. For examples, we insulate our home as best as we can through using electrical equipments wisely like turning off the lights and computers when we’re not using them, using energy efficient appliances .We can also do carpooling and use public transportation, or better yet, walk or bicycle whenever possible. Using scrubbers on power plants and catalytic converters on cars can increase the emissions of SO2 and NOx
             Burning fossil fuels like coal, natural gas, and oil emites SO2 and NOx. So that using alternatives energy like nuclear power, hydropower, wind energy, geothermal energy, and solar energy needs to be supported. Nuclear power, hydropower, and coal are used most widely for they’re the cheapest forms today. But changes in technologies and environmental regulation may shift that in the future. The recovery of ecosystems from acid deposition takes a long time. Acidified lakes and streams take fewer time to heal than soil. There’s a process called liming (adding the limestone to acidic lakes) that can bring back lakes and streams more quickly. But it has to be done repeatedly and can make another problem, harm our health when we use the contaminated water. At least, liming allows the native populations of the lakes to survive in place until the area becomes normal again. 
             EPA (Environmental Protection Agency) scientists and their colleagues are still doing researches and making a congress to improve the effective ways in reducing or stopping acid rain. However, individuals’ action in reducing or eliminating acid deposition plays significantly. So that let’s be well-informed and give our contribution. J

Kamis, 26 September 2013

Ketika tangan dan kaki berkata

65. Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.  (Yaasin : 65)

Akan datang hari... Mulut dikunci
Kata…tak ada lagi
Akan tiba masa… tak ada suara
Dari… mulut kita

Berkata tangan kita..
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita..
Kemana saja dia melangkahnya

Tanggung jawab tiba… robbana
Tangan kami.. Kaki kami..
Mulut kami.. Mata hati kami

Luruskanlah.. Kukuhkanlah..
Di jalan cahaya.. Sempurna
Mohon karunia.. Kepada kami
Hamba-Mu yang hina

23. Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, 
24. kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini."  
(Al-Kahfi : 23-24)

Sorry, Astronomy.. :)


Assalamu’alaikum… ^_^
Alhamdulillah, it’s been a long long long time I don’t post any writing here. (sorry I’m gonna be 4L@Y. hehe)
Well, I feel lost today. I just miss sumthin I love that I've left a (little) long time. The reason I post this calendar (though this year is gonna end soon, inshaAllah) is I wanna say sorry to my love (astronomy) this way. Really, IDK why I did a stupid thing –rarely saw the spectacular night sky- My activities made me a little busy n I just felt tired to do my beloved activity; enjoying the incredible of the night sky. Hmmm, let it be. The new page must be opened for I face my new world now. I just wanna be better (academically, non-academically, n religiously).  
Let’s read this one carefully! :p You’ll feel excited (inshaAllah) for on these three last months of this year we’ll face some of superb things! XD
  • January 3, 4 - Quadrantids Meteor Shower. The Quadrantids are an above average shower, with up to 40 meteors per hour at their peak. The shower usually peaks on January 3 & 4, but some meteors can be visible from January 1 - 5. The near last quarter moon will hide many of the fainter meteors with its glare. Best viewing will be from a dark location after midnight. Look for meteors radiating from the constellation Bootes.
  • January 11 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 19:44 UTC.
  • January 27 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 04:38 UTC.
  • February 10 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 07:20 UTC.
  • February 25 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 20:26 UTC.
  • March 11 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 19:51 UTC.
  • March 20 - March Equinox. The March equinox occurs at 11:02 UTC. The Sun will shine directly on the equator and there will be nearly equal amounts of day and night throughout the world. This is also the first day of spring (vernal equinox) in the northern hemisphere and the first day of fall (autumnal equinox) in the southern hemisphere.
  • March 27 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 09:27 UTC.
  • April 10 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 09:35 UTC.
  • April 20 - Astronomy Day Part 1. Astronomy Day is an annual event intended to provide a means of interaction between the general public and various astronomy enthusiasts, groups and professionals. The theme of Astronomy Day is "Bringing Astronomy to the People," and on this day astronomy and stargazing clubs and other organizations around the world will plan special events. You can find out about special local events by contacting your local astronomy club or planetarium. You can also find more about Astronomy Day by checking the Web site for the Astronomical League.
  • April 21, 22 - Lyrids Meteor Shower. The Lyrids are an average shower, usually producing about 20 meteors per hour at their peak. These meteors can produce bright dust trails that last for several seconds. The shower usually peaks on April 21 & 22, although some meteors can be visible from April 16 - 25. The gibbous moon could be a problem this year, hiding many of the fainter meteors in its glare. It will set before sunrise, providing a short window of dark skies. Look for meteors radiating from the constellation of Lyra after midnight.
  • April 25 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 19:57 UTC.
  • April 25 - Partial Lunar Eclipse. The eclipse will be visible throughout most of Africa, Europe, Asia, and Australia.
    (NASA Map and Eclipse Information)
  • April 28 - Saturn at Opposition. The ringed planet will be at its closest approach to Earth and its face will be fully illuminated by the Sun. This is the best time to view and photograph Saturn and its moons.
  • May 5, 6 - Eta Aquarids Meteor Shower. The Eta Aquarids are a light shower, usually producing about 10 meteors per hour at their peak. The shower's peak usually occurs on May 5 & 6, however viewing should be good on any morning from May 4 - 7. The crescent moon will hang around for the show, but should not cause too many problems. The radiant point for this shower will be in the constellation Aquarius. Best viewing is usually to the east after midnight, far from city lights.
  • May 10 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 00:28 UTC.
  • May 10 - Annular Solar Eclipse. The path of annularity will begin in western Australia and move east across the central Pacific Ocean. (NASA Map and Eclipse Information)
  • May 25 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 04:25 UTC.
  • May 28 - Conjunction of Venus and Jupiter. The two bright planets will be within 1 degree of each other in the evening sky. The planet Mercury will also will also be visible nearby. Look to the west near sunset.
  • May 25 - Penumbral Lunar Eclipse. The eclipse will be visible throughout most of North America, South America, western Europe, and western Africa. (NASA Map and Eclipse Information)
  • June 8 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 15:56 UTC.
  • June 21 - June Solstice. The June solstice occurs at 05:04 UTC. The North Pole of the earth will be tilted toward the Sun, which will have reached its northernmost position in the sky and will be directly over the Tropic of Cancer at 23.44 degrees north latitude. This is the first day of summer (summer solstice) in the northern hemisphere and the first day of winter (winter solstice) in the southern hemisphere.
  • June 8 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 15:56 UTC.
  • June 23 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 11:32 UTC.
  • July 8 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 07:14 UTC.
  • July 22 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 18:15 UTC.
  • July 28, 29 - Southern Delta Aquarids Meteor Shower. The Delta Aquarids can produce about 20 meteors per hour at their peak. The shower usually peaks on July 28 & 29, but some meteors can also be seen from July 18 - August 18. The radiant point for this shower will be in the constellation Aquarius. The last quarter moon will be around for the show and may hide some of the fainter meteors. Best viewing is usually to the east after midnight.
  • August 6 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 21:51 UTC.
  • August 12, 13 - Perseids Meteor Shower. The Perseids is one of the best meteor showers to observe, producing up to 60 meteors per hour at their peak. The shower's peak usually occurs on August 13 & 14, but you may be able to see some meteors any time from July 23 - August 22. The radiant point for this shower will be in the constellation Perseus. The near first quarter moon will set before midnight, leaving optimal conditions and dark skies for what should be an awesome show. Find a location far from city lights and look to the northeast after midnight.
  • August 21 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 01:45 UTC.
  • August 27 - Neptune at Opposition. The blue planet will be at its closest approach to Earth and its face will be fully illuminated by the Sun. This is the best time to view Neptune. Due to its distance, it will only appear as a tiny blue dot in all but the most powerful telescopes.
  • September 5 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 11:36 UTC.
  • September 19 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 11:13 UTC.
  • September 22 - September Equinox. The September equinox occurs at 20:44 UTC. The Sun will shine directly on the equator and there will be nearly equal amounts of day and night throughout the world. This is also the first day of fall (autumnal equinox) in the northern hemisphere and the first day of spring (vernal equinox) in the southern hemisphere.
  • October 3 - Uranus at Opposition. The blue-green planet will be at its closest approach to Earth and its face will be fully illuminated by the Sun. This is the best time to view Uranus. Due to its distance, it will only appear as a tiny blue-green dot in all but the most powerful telescopes.
  • October 12 - Astronomy Day Part 2. Astronomy Day is an annual event intended to provide a means of interaction between the general public and various astronomy enthusiasts, groups and professionals. The theme of Astronomy Day is "Bringing Astronomy to the People," and on this day astronomy and stargazing clubs and other organizations around the world will plan special events. You can find out about special local events by contacting your local astronomy club or planetarium. You can also find more about Astronomy Day by checking the Web site for the Astronomical League.
  • October 5 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 00:34 UTC.
  • October 18 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 23:38 UTC.
  • October 18 - Penumbral Lunar Eclipse. The eclipse will be visible throughout most of the world except for Australia and extreme eastern Siberia. (NASA Map and Eclipse Information)
  • October 21, 22 - Orionids Meteor Shower. The Orionids is an average shower producing about 20 meteors per hour at their peak. This shower usually peaks on the 21st, but it is highly irregular. A good show could be experienced on any morning from October 20 - 24, and some meteors may be seen any time from October 17 - 25. The gibbous moon will be a problem this year, hiding all but the brightest meteors with its glare. Best viewing will be to the east after midnight. Be sure to find a dark location far from city lights.
  • November 3 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 12:50 UTC.
  • November 3 - Hybrid Solar Eclipse. The eclipse path will begin in the Atlantic Ocean off the eastern coast of the United States and move east across the Atlantic and across central Africa. (NASA Map and Eclipse Information)
  • November 17 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 15:16 UTC.
  • November 17, 18 - Leonids Meteor Shower. The Leonids is one of the better meteor showers to observe, producing an average of 40 meteors per hour at their peak. The shower itself has a cyclic peak year every 33 years where hundreds of meteors can be seen each hour. The last of these occurred in 2001. The shower usually peaks on November 17 & 18, but you may see some meteors from November 13 - 20. The full moon will prevent this from being a great show this year, but with up to 40 meteors per hour possible, this could still be a good show. Look for the shower radiating from the constellation Leo after midnight.
  • December 3 - New Moon. The Moon will be directly between the Earth and the Sun and will not be visible from Earth. This phase occurs at 00:22 UTC.
  • December 13, 15 - Geminids Meteor Shower. Considered by many to be the best meteor shower in the heavens, the Geminids are known for producing up to 60 multicolored meteors per hour at their peak. The peak of the shower usually occurs around December 13 & 14, although some meteors should be visible from December 6 - 19. The radiant point for this shower will be in the constellation Gemini. The gibbous moon could be a problem this year, hiding man of the fainter meteors. But with up to 60 meteors per hour predicted, this should still be a good show. Best viewing is usually to the east after midnight from a dark location.
  • December 17 - Full Moon. The Moon will be directly opposite the Earth from the Sun and will be fully illuminated as seen from Earth. This phase occurs at 09:28 UTC.
  • December 21 - December Solstice. The December solstice occurs at 17:11 UTC. The South Pole of the earth will be tilted toward the Sun, which will have reached its southernmost position in the sky and will be directly over the Tropic of Capricorn at 23.44 degrees south latitude. This is the first day of winter (winter solstice) in the northern hemisphere and the first day of summer (summer solstice) in the southern hemisphere

Halogen - Salt Former yang Spesial



“Heeiii!! Semua anggota halogen ayo bekumpul!”, gelegar suara sang leader,  Fluor, menyapa pagi di asrama Halogen, kampung SPU blok VIIA dengan kehebohan. ”Mana Astatine? Kok beberapa waktu ini ga keliatan?”, tanya Fluor dengan pandangannya yang menyapu berih seluruh anggota Halogen.
”Mana kami tau, dia kan suka ngilang.”, sahut Khlor, sang artis Halogen yang terkenal akan produk garamnya, NaCl.
”Walah, kamu kan paling gampang berikatan alias supel di Halogen, perhatian dikit dong.”, timpal Fluor, leader tiada dua dengan sifatnya yang paling reaktif dan elektronegatif, serta toxic di Halogen.
”Nah dia sih, sok misterius. Sifat-sifatnya belum banyak diketahui.Radiokatif yang gampang meluruh, jangan suka heboh deh kalo dia ngilang lagi.”, ketus Khlor.
Sejak ditemukan Karl Wilhelm tahun 1744 di Swedia, Khlor, wakil ketua di Halogen, penghuni kamar bernomor 17 lorong 3, memang agak jutek. Dia ingin melupakan dirinya yang pernah menjadi senjata kimiawi Jerman pada Perang Dunia I. Kini, dia cuma ingin mengabdi dalam hal positif pada manusia, mulai sebagai antiseptic, insektisida, bahan pemutih pada produksi kertas dan tekstil, agen desinfektan pada proses pemurnian air dengan senyawanya HClO, bahan aktif pengangkat kotoran, bahan baku PVC, serta pelarut senyawa organik.Tapi, akhir-akhir ini dia menggalau lagi karena produk hasil kerja sama dengan ketua, Fluor, yaitu CFC sukses melubangi lapisan ozon, serta DDT yang mencemari lingkungan dilarang dan dibatasi konsumsinya.
“Astatine lahir dari Bismuth tahun 1940 di United States. D.R. Corson, K.R. MacKenzie, dan  E.Segre memang jenius telah menemukan Astatine, elemen terlangka yang sekarang jadi anggota Halogen. Astatine unik ya..”, papar Iodine. Sosok yang berguna bagi orang-orang di area bencana nuklir ini memang paling dekat dengan Astatine. Bagaimana tidak, baik Iodine maupun Astatine, mereka sama-sama punya sifat logam, tapi Astatine lebih semi-logam, Astatine pun ternyata juga bisa terakumulasi di Thyroid seperti Iodine.
”Males bahas Astatine terus. Mending ke dapur menemui kasihku, Natrium mumumu..”, ujar Khlor. Dia memang sangat menyayangi kekasihnya itu, mereka bertemu di lautan lepas. Mereka pun sering jalan bareng di pabrik-pabrik industri kimia anorganik, meski dengan kehadiran OH di sisi Natrium.
”Asyik ya kerjanya bareng pacarnya. Yaudalah, ayo kita kerja juga, yey!”, semangat Iodine membara. Ya, hari ini dia dapat job di Rumah Sakit untuk mengevaluasi kerja Thyroid manusia, serta membantu pengobatan kanker Thyroid dengan isotopnya, I-131. Iodine jarang digunakan di kalangan manusia, tapi bukan berarti dia tidak berguna. Dia ditemukan Bernard Courtois tahun 1811 dan terlahir sebagai manufacture of saltpetre (bagian penting dari gunpowder) saat Perancis dalam perang. Iodine, si essential trace element adalah bagian dari hormone Thyroid, jika manusia defisiensi Iod, kelenjar gondok mereka kan bengkak. Karena sifat beracunnya, Iodine berguna sebagai detector material berenergi photon tinggi. Iodine juga bekerja sama dengan hidrogen membentuk asam Iodic lalu bekerja sebagai indikator kuat-lemahnya basa pada kimia analisis. Penghuni kamar nomor 53 lorong 5 ini juga berkecimpung di dunia fotografi bersama partnernya, Perak, sama seperti Bromine.
“Ciee.. yang dapet job, seneng ni. Haha.”, goda Bromine, si penghuni kamar bernomor 35 lorong 4. Pada tahun 1826 Antoine J. Balard-lah yang menemukan Bromine yang kini aktif sebagai pemurni air kolam renang, desinfektan, obat penenang dengan partner Natrium, pelarut, reagent, dan pengemulsi pada pembuatan soft drink dengan perasa jeruk. Bromine juga aktif di bidang manufaktur sebagai etil dibromida.
”Hehe.. ya doong.”, timpal Iodine.
”Oke, aku ke kamar mandi dulu ye, nemuin Natrium, mau bersihin gigi manusia. Hihi..,”, pamit Fluor, si keren dari kamar nomor 9 lorong 2, hadir sebagai sosok korosif kecuali saat ia kerja sama dengan Sulfur sebagai insulator tegangan tinggi dengan penahan panas istimewa.
***
          Malam pun menyapa. Bersama senyum bulan malam merangkum lamunan si misterius Astatine.
 “When my time comes, forget the wrong that I’ve done, help me leave behind some reasons to be missed…”
Leave out all the rest-nya Linkin Park dari MP3 Astatine mengusik kesunyian malam. Astatine yang sempat menghilang, hadir lagi di atap kamarnya yang bernomor 85 lorong 6. Bentangan angkasa dengan gemerlap bintang terkuak di kedua matanya.Dalam kesendirian, ia melamunkan nasibnya yang punya waktu paruh singkat, isotopnya yang paling panjang umur, At-210 saja punya waktu paruh hanya 8,3 jam. Dia memang terlahir dengan hidup yang tidak stabil.
”Kangen temen-temen Halogen.. ”, gumam Astatine.”Lagunya pas banget, 8 jam lagi aku pergi untuk waktu yang lama.”
Bukan hanya lagu yang pas, ternyata waktu yang dipilih iodine buat jalan-jalan juga pas. Iodine melonjak girang begitu melihat sosok yang ia rindui, Astatine.
”Wuooo... Astatine!! Akhirnya balik juga, aku kangen..”, jeritan Iodine menepis nyanyian MP3 Astatine dan ketenangan Halogen malam itu.
Ternyata Fluor bukan satu-satunya yang menghebohkan Halogen, malam ini Iodine jadi lakonnya. Fluor, Khlor,dan Bromine pun langsung menyerbu TKP dan serempak berseru, “Astatine!!”
”Yo-ho! Aku balik lagi, guys..Hahaha”, timpal Astatine diiringi tawa renyah.
“Dasar Iodine, bikin heboh aja..”, ketus Khlor. “Tapi...”
Linkin Park mengakhiri lagunya. Hening.
”Aku kangen Astatine..”, bisik Khlor.
”Hahaha, aku juga. Aku kangen kalian semua.”, sembur Astatine.
”Haiahh.. tadi gayamu sok cuek banget sama hilangnya Astatine, Khlor.”, serang Bromine.
”Udah, udah.. sekarang yang penting kan Astatine udah kembali.”, Fluor menengahi.
”Oiyaa.. mumpung ngumpul gini. Aku pamit deh, besok aku meluruh lagi dan ga muncul untuk waktu yang lama. Hehe. ”,ujar Astatine.
”Yahhh.. bakal kangen lagi ni. ”, Iodine menimpali.
”Maap laah.Aku juga bakal kangen. Kalian yang rukun yaa. Dengan segala sifat yang kita miliki, jangan mau disalahgunakan manusia.”, Astatine berlagak keibuan.
          ”Yo! Pasti!”, ikrar Fluor, Khlor, Bromine, dan Iodine serempak.
          ”Sip! Sekarang, yuk nyari pagi bersama!!”, Astatine bersorak tanpa peduli pada malam yang semakin merindui pagi. Halogen pun mericuh bersama.
Ya, inilah Halogen, diatomik yang bervariasi; Fluor, si kuning pucat dan Khlor si hijau kekuningan, mereka sama-sama gas, ada pula Bromine, si merah cair, Iodine, si padatan ungu kehitaman yang bisa transformasi jadi gas ungu biru pada suhu kamar, juga Astatine, si metalik padat .Halogen, sangat reaktif, oksidator kuat, dihasilkan dengan elektrolisis. Halogen, salt-former yang bekerja sama dengan logam, mereka juga punya kongsi asam Halida (HX). Mereka berkorporasi dengan Hidorgen dan Oksigen membentuk asam oksi (HXO), kecuali Fluor.Mereka semua sama-sama spesial.




                                                                                                 

Senin, 22 Juli 2013

Benvenuti PK2MU UB 2013!! :D

Coyy... akhirnya tiba juga.. Benvenuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Univeristas (PK2MU)  ^^

Rangkaian Acara Jelajah Almamater Brawijaya (RAJA BRAWIJAYA) 2013
“LASKAR 51”

1. Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Univeristas (PK2MU) merupakan bagian
dari program Universitas Brawijaya yang di amanahkan secara berkelanjutan oleh
Panitia RAJA BRAWIJAYA, yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 – 5 September
2013 dan wajib di ikuti oleh seluruh mahasiswa baru angkatan 2013
2. Dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas (PK2MU)
peserta akan terbagi kedalam dua kelompok besar yaitu Keraton 1 dan Keraton 2.
3. Keraton 1 terdiri dari cluster 1 – 7 pada hari pertama dan cluster 13 – 19 pada hari
kedua, sedangkan Keraton 2 terdiri dari cluster 8-12 pada hari pertama dan cluster 20
– 24 pada hari kedua. Setiap cluster terdiri dari 625 mahasiswa.
4. Peserta wajib berada serta berkumpul dengan kelompok /cluster nya pada pukul 05.30
WIB di lapangan rektorat Universitas
5. Pintu masuk hanya memalui gerbang Suhat (Hotel UB) dan gerbang Veteran (FK)
6. Pakaian dan atribut peserta
    a. Mahasiswa Baru ( MABA ) Laki – Laki :
       1) Kemeja putih lengan panjang (tidak boleh ketat)
       2) Celana panjang kain warna putih
       3) Berdasi UB dan memakai ikat pinggang warna hitam
       4) Sepatu pantofel warna hitam berkaus kaki putih 10cm diatas mata kaki
       5) Membawa topi dan almamater UB
       6) Memakai tas ransel dominan warna hitam dan nametag (lihat di lampiran)
       7) Kerapian:
     - Rambut tidak boleh dicat / diwarnai
     - Rambut rapi dengan ukuran MAKSIMAL (4cm bagian depan, 3cm
       Samping Kanan / Kiri , 3 cm bagian belakang.)
   b. Mahasiswa Baru ( MABA) Perempuan :
      1) Kemeja putih lengan panjang (tidak boleh ketat)
      2) Bawahan rok panjang kain warna putih (tidak boleh ketat)
      3) Berdasi UB dan memakai ikat pinggang warna hitam
      4) Sepatu pantofel warna hitam berkaus kaki putih 10cm diatas mata kaki
      5) Membawa topi dan almamater UB
      6) Memakai tas ransel dominan warna hitam dan nametag (lihat di lampiran)
      7) Kerapian
     - Rambut tidak boleh dicat / diwarnai
     - Bagi yang tidak berkerudung, rambut dikuncir 1, dengan kuncir berwarna
     biru dongker
     - Bagi yang berkerudung, kerudung warna putih
     - Bagi wanita yang berhalangan, memakai pita warna merah ditempel di
     kantong baju/kerudung bagian depan sebelah kiri.

7. Barang bawaan semua peserta:
1) Membawa nametag sesuai ketentuan (lihat di lampiran)
2) Membawa gantungan kunci sesuai ketentuan (lihat di lampiran)
3) Membawa kartu nama berwarna biru
4) Membawa Air Mineral Ukuran 1.5 Liter dengan Merk “LASKAR 51”
5) Membawa 1 bungkus Roti ukuran sedang, dengan Merk “LASKAR 51”
6) Membawa 1 botol susu 250 ml, dengan Merk “LASKAR 51”
7) Membawa 1 botol air mineral 600 ml, dengan Merk “LASKAR 51”
8) Membawa sandal Jepit
9) Membawa 1 kantong kresek besar warna hitam;
10) Membawa 3 lembar Koran;
11) Membawa alat ibadah;
12) Membawa alat tulis
      a) Buku tulis tebal 38 halaman, bersampul batik;
      b) Alat tulis dengan Merk “LASKAR 51”
13) Membawa obat-obatan pribadi;
Pemberian Merk “LASKAR 51” diatas kertas berwarna biru UB.

8. Tugas MABA
1) Menulis Visi dan Misi Universitas Brawijaya (1 halaman di folio bergaris)
2) Menulis MARS dan HYMNE Universitas Brawijaya (masing-masing 1
halaman di folio bergaris)
3) Membuat gambar struktur organisasi Pimpinan Universitas Brawijaya (1
halaman folio bergaris)
4) Menggambar peta/denah Universitas Brawijaya, dengan diberikan
keterangan/simbol (kertas gambar ukuran A3)
5) Menulis essay mengapa saya memilih Universitas Brawijaya (2 halaman di
folio bergaris)
6) Menulis Fakultas apa saja yang ada di UB dan menuliskan profil fakultas yang
dimasuki (1 halaman folio bergaris)
7) Menulis Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UB (1 halaman folio
bergaris)
8) Membuat essay kritikan terhadap pemimpin bangsa, dilihat dari aspek morlitas
dan religiusitas dan dikaitkan dengan peran mahasiswa (iron stock, social
control, agent of change) (2 halaman folio bergaris)
9) Menulis dan mendengarkan lagu totalitas perjuangan (1 halaman folio
bergaris)
10) Menulis essay pentingnya menjadi enterpreneur yang bermanfaat bagi diri
sendiri dan masyarakat (2 halaman folio bergaris)
11) Menulis biografi wirausahawan muda berprestasi Indonesia (1 halaman folio
bergaris)

Catatan:
1. Tugas dikumpulkan menjadi satu file dimasukkan dalam map plastik
bening warna biru, dibagian depan map diberikan keterangan no cluster,
nama, fakultas dan jurusan, tabel daftar ceklis tugas dan nomor telepon.
2. Semua tugas tulis tangan ditulis menggunakan tinta berwarna biru
3. 50 essay terbaik setiap point akan ditampilkan di web EM UB.
4. Mahasiswa baru yang telah sampai di Universitas Brawijaya langsung
berkumpul di lapangan rektorat dan berbaris di cluster masing – masing
yang telah di tentukan, Tanpa berkumpul terlebih dahulu di fakultas
masing masing
5. Batas akhir pengantaran atau kendaraan adalah di depan dua gerbang
utama masuk UB yaitu suhat dan veteran
6. Memasuki wilayah UB name tag peserta harus sudah di pakai
7. Seluruh atribut dan kelengkapan diberi identitas, kehilangan barang dsb
bukan tanggung jawab pihak Universitas ataupun panitia.
8. Dilarang membawa barang-barang berharga dan peralatan lain yang telah
ditentukan.
9. Sanksi pelanggaran akan di ketahui ketika hari H

INFORMASI Lebih Lanjut :
Website : www.selma.ub.ac.id dan www.em.ub.ac.id




Lebih jelas lagi liat aja sumbernya...klik tugas pk2mu ^^


Faceter

  • Share
  • [i]